Sabtu, 08 Desember 2012

Belajar Dari Youtube (Gempa Bumi)

Melanjutkan seri tulisan Belajar Dari Youtube sebelumnya, kali saya ingin menampilkan beberapa video yang juga dari Youtube yang dibuat oleh IRIS (Incorporated Research Institutions for Seismology). Beberapa video yang akan saya tampilkan pada tulisan ini adalah video tentang Gempa bumi. Gempa bumi sering didefinisikan sebagai kejadian alami berupa goncangan, gerakan atau getaran tanah yang diakibatkan oleh adanya patahan atau sesar akibat aktivitas tektonik dan letusan gunungapi.


Mengenal Mekanisme Fokus
Setelah gempa bumi terjadi, para seismologis (ahli gempabumi) akan memplotkan Mekanisme Fokus gempa untuk mengetahui bentuk mekanisme gempa tersebut. Apa yang dimaksud dengan Mekanisme Fokus, silahkan simak video dan penjelasan saya di bawah video berikut.


Mekanisme fokus (Focal Mechanism) merupakan penggambaran deformasi inelastis sumber gempa sehingga menghasilkan getaran/seismisitas. Mekanisme fokus ini sangat berhubungan dengan orientasi bidang sesar yang bergeser dan slip vektor-nya atau sering dikenal solusi bidang patahan. Hasil plot mekanisme fokus berasal dari gelombang P (primer/pressure wave) yang teramati setelah gempa terjadi.
Mengenal Magnitud Gempa Bumi
Seismometer untuk mengukur besaran atau magnitud gempa pertama sekali dikembangkan oleh Richter pada tahun 1930-an. Pengukuran besaran gempa menggunakan skala Richter berdasarkan amplitudo gelombang gempa yang terekam pada seismogram dan jarak stasiun pengamat terhadap sumber gempa.

Sekarang ini para ahli seismologis telah membuat alat seismometer yang jauh lebih sensitif dan canggih dari sebelumnya. Seismometer saat ini memungkinkan untuk merekam dan mentafsirkan data spektrum dan gelombang gempa lebih luas dan detail. Saat ini skala Richter sudah jarang digunakan karena Skala Kekuatan/magnitud Momen (moment magnitude scale/MMS) memberikan hasil lebih akurat. Skala MMS pertama kali diperkenalkan pada tahun 1979 oleh Hiroo Kanamori dan Tom Hanks. MMS mengukur “seismic moment” yang menunjukkan seberapa besar energi yang dilepaskan untuk menghasilkan gempa berdasarkan hasil rekaman di alat seismometer sebagaimana video yang ada di atas.
Semoga video di atas bisa menambah ilmu para pembaca setia blog Melek Bencana tentang Mekanisme Fokus dan Skala Gempa.

0 komentar:

Posting Komentar